Memilih File System Untuk Flashdisk

Diposting pada

Secara standard, ketika kita membeli flashdisk baru maka sudah terformat dan siap pakai. Meski demikian, ada kalanya kita perlu mem-format ulang flashdisk ketika memang dibutuhkan. Seperti misalnya flashdisk terkena virus, atau untuk keperluan lainnya.

Umumnya ketika kita ingin memformat flashdisk, kita akan langsung klik kanan lalu memilih menu format, dan kemudian klik start tanpa memperhatikan parameter-parameter yang ada. Padahal pada menu format biasanya tersedia beberapa option, misalnya quick format dan File System.

Nah, khusus mengenai file system ini akan kita bahas dalam tulisan kali ini. Secara default dan (kebiasaan umum) usb flashdisk akan diformat dengan file system FAT32 ataupun FAT16. Namun sebetulnya kita masih bisa memformat dengan tipe file system lainnya sesuai kebutuhan.

Jenis-jenis File System

custom flashsdisk otg murah
custom flashsdisk otg. Flashdisk On The Go (OTG) Promosi premium

Berikut ini adalah beberapa jenis file system yang bisa anda sesuaikan saat akan memformat usb drive flashdisk.

FAT32 dan FAT16

Tipe file system ini adalah yang paling umum digunakan untuk melakukan formating terhadap media penyimpanan berbasis memori flash, termasuk USB Flashdisk, SD Card, dan tipe memori external lainnya.

Keluarga FAT (FAT12, FAT16) adalah salah satu file system yang paling tua digunakan.  Karena penggunaanya sudah umum sejak masa komputer bersistem operasi DOS di tahun 80-an dan 90-an.

File system FAT32 juga menjadi default ketika kita akan memformat flashdisk / microSD melalui komputer (khususnya Windows). Hal ini dikarenakan FAT32 adalah file system yang cukup fleksibel dan dapat dibaca hampir di semua Operating System (OS) Komputer termasuk Windows, Linux, dan Mac.

NTFS Windows

New Technology File System atau disingkat NTFS adalah jenis file system yang diperkenalkan oleh Microsoft, produsen dari OS Windows yang terkenal.

Files System jenis ini biasanya menjadi file system default untuk media penyimpanan berbasis Hard Disk dan SSD. Di Windows, jenis file system ini dipilih karena kecepatan transfer datanya yang baik. Dan tentunya dukungan dari teknologi yang dimiliki oleh Microsoft itu sendiri.

Meski secara standard digunakan pada media penyimpanan berbasis Hard Disk, namun NTFS bisa juga diterapkan pada removable media seperti Flash disk.

Umumnya penggunaan NTFS untuk flashdisk dibutuhkan ketika akan membuat bootable media. Misalnya seperti untuk paket installasi Windows 7, Windows 8 dan Windows 10 tanpa CD / DVD.

EXT2, EXT3, EXT4

Jenis File System ini mungkin jarang sekali dikenal oleh kebanyakan user. Karena memang secara default, sistem komputer yang paling banyak digunakan yaitu Windows tidak mendukung (tidak bisa membaca) jenis file system ini.

Files system yang awalan EXT ini umumnya digunakan oleh Operating System yang berbasis UNIX atau Linux. Seperti misalnya pada Ubuntu, Debian, dan distro linux lainnya.

EXT juga digunakan secara default sebagai file system utama pada seluruh ponsel berbasis Android. Hal ini karena Android sejatinya mempergunakan kernel Linux. Namun penggunaan EXT terbatas hanya pada tingkat system file saja, sedangkan untuk media penyimpanan pengguna FAT32 tetap menjadi file system default mengingat fleksibilitasnya.

Nah, demikian informasi singkat tentang berbagai jenis file system untuk media penyimpanan. Mudah-mudahan anda tidak lagi bingun dengan berbagai jenis file system yang ada. Meskipun pada dasarnya file system yang secara luas dipergunakan untuk removable media seperti flash disk adalah FAT32.

Semoga bermanfaat.

Hubungi Kami

0812 2386 9905 0896 8097 9427 marketing@terassouvenir.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *