Ternyata Begini Sejarah Panjang Topi Dari Masa Ke Masa

Berbagai bentuk topi

Di kalangan anak muda topi merupakan salah satu produk yang cukup di minati. Karena selain fungsinya sebagai pelindung dari cuaca , topi juga dapat menambah tingkat kepercayaan diri seseorang ketika bertemu dengan orang lain. Hal ini sejalan dengan banyak nya perusahaan ataupun komunitas yang menggunakan topi sebagai media edukasi pasar melalui topi promosi. Untuk ragam dan bentuknya , terdapat sangat banyak sekali, mulai dari topi bassball, topi snapback, topi trucker, dan lain lain.

Sebelum banyaknya bentuk topi seperti jaman sekarang, mari kita cari tahu mengenai sejarah perkembangan topi, dan perkembangan bentuknya. Di dalam sejarah, topi memiliki fungsi yang di gunakan untuk beberapa tujuan, antara lain yaitu sebagai upacara seremonial dan keagamaan, proteksi, atau sebagai fashion itu sendiri. Di dunia militer, topi dapat menyatakan tingkat dan kepangkatan seorang pasukan. Bahkan yang unik lagi, di masa lalu topi juga berfungsi sebagai indikator status sosial seseorang.

Sejarah Penemuan Topi

Topi pileus, topi tengkorak sederhana, dan topi firgia, merupakan jenis topi yang pertama kali di temukan dan  sering di pakai oleh para budak yang di bebaskan di Yunani Petasos dan Roma. Topi tersebut di temukan di salah satu daerah di Yunani yang bernama Thebes.

Untuk wanita pada zaman dahulu topi yang pertama kali di gunakan adalah topi yang berbentuk kain seperti cadar dan kerudung. Serta topi yang berbahan kerchiefs dan wimples. yang dengan mudah di dapat bahannya.

Topi Setelah Abad Masehi

Pada abad ke-16 atau sekitar 800 M, St.Clement seorang patron sain mengklaim dirinya sebagai sebagai pembuat topi berbahan felt. Ia mengatakan bahwa dirinya menemukan bahan felt wool ketika sedang mengisi sandalnya dengan serat rami untuk melindungi kakinya.

Pada abad ke-18, topi mulai di produksi secara tradisional oleh para wanita. Tidak hanya itu, para wanita tersebut juga menambahkan hiasan aksesoris seperti renda renda dengan tujuan untuk merperindah topi tersebut.

contoh topi promosi bordir
Topi dijadikan sarana promosi oleh perusahaan

Pada abad ke-19 paruh pertama, para wanita mulai menggunakan topi secara bertahap dengan bentuk topi yang lebih besar, selain itu topi tersebut juga di hiasi dengan pita, bunga, bulu dan trim kain kasa. Dan pada akhir abad ke19 topi mulai di perkenalkan secara luas dengan benyak bentuk. Diantanya dengan model brims lebar dan crown datar, flower pot dan toque.

Sekitar abad ke-20, justru banyak wanita yang memotong rambutnya. Kemudian mereka melindungi kepalanya dengan menggunakan topi seperti helm.

Untuk topi flamboyant seperti Turban, Trompe –L’Oeil, dan Tall headpieces ( terbuat dari rambut manusia ) mulai berkembang pesat pada than 1980 dan pada abad ke 21. Banhkan penyanyi pop Lady Gaga pun di mintai untuk mempromosikan topi tersebut.

Perkembangan Topi

Custodian helmet merupakan salah satu bentuk topi yang keras ( Hard hat ). Bertujuan tidak hanya melindungi kepala dari terik matahari tapi berfungsi sebagai perlindungan apabila ada benda jatuh.ini sering di pakai para pegawai kontruksi dan juga di pakai untuk satuan  kepolisian di Negara Inggris.

Selain topi hard hat, ada juga jenis topi yang berfungsi sebagai melindungi wajah dan kepala dari panasnya matahari ( Sun Hat ), topi koboi, topi bulu Ushanka ( topi yang berfungsi untuk melindungi seluruh bagian kepala termasuk kuping, agar tetap hangatdi cuaca dingin sekalipun ).

Adapun topi yang sering di pakai untuk profesi seseorang ialah topi Toque ( topi yang sering di pakai untuk koki ), untuk topi yang sering di pakai untuk keagamaan ialah peci ( topi yang di pakai untuk kaum seorang laki laki muslim ), topi mitres ( di pakai oleh uskup ), dan topi Turban ( dipakai oleh sikh ).

Demikian lah uraian penjelasan mengenai sejarah dan perkembangan topi sampai pada saat ini. Semoga bisa membantu para pembaca mengetahui dan memahami sejarah dan perkembangan topi tersebut.

Butuh topi promosi ? silahkan lihat di katalog produk 🙂